Saturday, September 10, 2011

KULIAH BAHASA INGGRIS P.MAT 1 (3)


The Effort to Increase the Student’s Motivation in Mathematics Learning with Some Teaching Aids in Junior High School 5 Wates, Kulon Progo, Yogyakarta, Indonesia
Oleh : Dr. Marsigit, M.A & Ida Supadmi
Ikhtisar oleh : Fatikha Akfini Anantaputri (09313244012)

Jumat, 10 September 2011
Sampai sekarang kita masih sering mendengar keluhan para siswa bahwa matematika adalah pelajaran yang paling menakutkan. Ini terlihat dari skor yang diperoleh siswa dalam Ujian Nasional lebih rendah dari yang diperkirakan. Banyak usaha yang telah dilakukan para guru untuk meningkatkan motivasi siswa dalam belajar matematika, salah satunya dengan membuat pembelajaran yang menyenangkan dan berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. Rendahnya motivasi belajar matematika siswa termasuk dalam tingkah laku siswa. Siswa menengah pertama berdasarkan teori perkembangan kognitif Peaget termasuk dalam operasi formal. Dimana pemikiran para siswa berubah dari berfikir secara konkret menjadi abstrak. Dalam fase ini alat bantu pengajaran sangat dibutuhkan untuk membantu proses abstraksi siswa.
Jenis dari penelitian tersebut adalah Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan mengatasi masalah yang muncul di dalam kelas. Peneliti bekerjasama dengan guru matematika kabuten Kulon Progo tepatnya di kelas IIa SMP 5 Wates. Penelitian tersebut mempunyai dua rencana pelaksanaan, siklus pendek dan siklus panjang. Siklus pendek berjalan di setiap pertemuan selama dua jam pelajaran sedangkan siklus panjang merupakan akumulasi dari siklus pendek dalam setiap topic pembelajaran. Penelitian tersebut dikatakan sukses apabila terjadi peningkatan motivasi siswa dalam proses pembelajaran.
Sebelum memulai siklus pertama, guru membagi siswa menjadi 5 kelompok secara acak. Siklus pertama tentang kuadrat dan pangkat, dalam pelaksanaannya guru menggunakan kartu sebagai media ajar. Selanjutnya dalam sepuluh menit terakhir guru membimbing siswa untuk memberikan kesimpulan dari proses pembelajaran dan memberikan tugas lain. Siklus kedua tentang teorema Pitagoras, siswa diminta menunjukkan berapa lebar sudut dalam sisi miring pada segitiga siku-siku. Siswa dibimbing memberikan kesimpulan dalam pembalajaran tersebut. Berdasarkan percobaan maka didapatkan kesimpulan tentang teorema pitagoras dan didapatkan rumus pitagoras. Siklus ketiga tentang garis sejajar. Siswa diminta menyebutkan manakah sudut sehadap, sudut bersebrangan luar dan dalam, sudut dalam sepihak dan sudut luar sepihak. Selanjutnya siswa tetap diberi tugas kelompok yakni menghitung masing-masing sudut yang terbentuk dari dua galah yang sejajar yang diberi tali dan digantungkan sebuah pemberat pada tali tersebut sehingga didapatkan segitiga. Hasil dari siklus ketiga yakni, siswa terlihat sangat tertarik terhadap proses pembelajaran tersebut, hal ini terlihat pada saat siswa mengerjakan lembar kerja, diskusi dan banyaknya pertanyaan dalam kelas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat bantu dalam pengajaran matematika seperti penghapus, penggaris, tali dll sangat membantu dalam meningkatkan motivasi siswa dalam mempelajari matematika. Sehingga kreatifitas guru sangat diperlukan dalam mencari maupun mengembangkan metode lain sehingga tidak menciptakan kebosanan dalam pembelajaran yang menjadi masalah utama dalam belajar matematika.

No comments: