THE ICEBERG APPROACH OF LEARNING FRACTIONS IN JUNIOR HIGH SCHOOL :
Teachers’ Simulations of Prior to Lesson Study Activies
By : Dr. Marsigit, M.A.
summary by : Fatikha Akfini Anantaputri (09313244012)
minggu, 9 oktober 2011
Tujuan dari paper ini adalah untuk menyediakan guru sebuah pendekatan realistik untuk mengajarkan pecahan di tingkat SMP dengan skema studi kasus. Tujuan kegiatan studi kasus yang dilakukan antara lain: mengetahui konsep pecahan, siswa membutuhkan orientasi kata matematika untuk mengembangkan materi tentang model dari konsep pecahan, siswa harus mengembangkan relasi/hubungan antar model materi.
Pendekatan “gunung es” adalah titik awal dari serangkaian belajar yang memberikan pengalaman kepada siswa sehingga mereka terlibat secara personal dalam kegiatan matematika. Pendekatan ini seharusnya digunakan melalui serangkaian belajar potensi dengan memanfaatkan pengetahuan matematika yang dimiliki siswa. Permasalahan yang dihadapi siswa adalah kurangnya pemahaman bahwa pecahan merupakan bagian dari keseluruhan.
Dalam mengembangkan Model Gunung Es dalam mengajar, guru berharap ada suatu kecenderungan siswa akan berpikir bahwa pecahan tidak hanya merupakan bilangan bulat, tetapi juga proporsi atau bilangan rasional. Model ini memperkuat siswa untuk membentuk sendiri konsep pecahan walaupun siswa ada kesulitan untuk memecahkan masalah yang dinyatakan secara simbolis.
Ada 6 kelompok guru yang mengembangkan Model Gunung Es dalam mengajar pecahan di SMP dimana tiap kelompok terdiri dari 5 guru, yaitu: Pengurangan angka pecahan; Persen dan permil; Membandingkan pecahan; Pecahan desimal; Pembagian pecahan; Menggabungkan pecahan.
Banyak strategi dan latihan yang telah ditemukan untuk membantu mengembangkan penulisan/karya mengenai pecahan. Masalah materi konkret dan kontekstual dirasakan lebih nyata oleh siswa ketika mereka harus mengembangkan aspek horizontal konsep pecahan.
Guru menemukan bahwa permasalahan horizontal harus memberikan pengertian kepada
siswa guna membangun aspek vertikal konsep pecahan. Sebagian guru juga mengakui bahwa pecahan dapat menjadi sesuatu yang sangat abstrak dan sulit bagi siswa. Namun. Pemodelan Gunung Es ini merupakan pendekatan yang sangat penting dan berguna dalam mengajarkan pecahan di tingkat SMP.
No comments:
Post a Comment